Call 0822-2333-2919(Tsel) Distributor Alat Musik Rebana Banjari Bergaransi Kota Luwu Timur

Call 0822-2333-2919(Tsel) Distributor Alat Musik Rebana Banjari Bergaransi Kota Luwu Timur
rebana al banjara, harga rebana al banjari jepara, jual rebana al banjari jepara, jual alat hadroh, distributor alat musik

Call 0822-2333-2919(Tsel) Distributor Alat Musik Rebana Banjari Bergaransi Kota Luwu Timur CV.TOSERBA PESANTREN KLIK https://wa.me/6282223332919, rebana al banjara, harga rebana al banjari jepara, jual rebana al banjari jepara, jual alat hadroh, distributor alat musik. Kami CV. TOSERBA PESANTREN melayani pemesanan pembelian berbagai macam alat musik hadroh, alat musik tradisional, bedug ukir masjid jepara, serta  mimbar ukir jepara yang berdiri sejak tahun 2014. Untuk melihat barang – barang kami silahkan langsung datang ke toko kami yang beralamat di JL. Raya Sukolegok RT.10/RW.04 Ds.Suko, Suko, Kecamatan Sukodono – Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Musik Al Banjari, atau yang lebih dikenal dengan Hadrah Al Banjari, adalah sebuah kesenian Islam yang berasal dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kesenian ini menggunakan alat musik rebana dan vokal untuk membawakan shalawat Nabi Muhammad SAW, pujian kepada para sahabat, dan syair-syair Islami lainnya.

Ciri Khas Musik Al Banjari:

Memiliki irama yang Menghentak, rancak, dan variatif. Hal ini membuat musik ini menarik dan mudah digemari banyak orang, terutama kalangan muda. Hanya menggunakan dua alat musik, yaitu rebana hadrah dan bass. Rebana dimainkan dengan cara dipukul secara langsung dengan tangan, tanpa alat bantu. Menggunakan vokal grup dengan harmonisasi yang indah. Syair-syair yang dibawakan umumnya berbahasa Arab dan Banjar.

Sejarah Singkat:

Al Banjari mengacu pada Syekh Muhammad bin Abi Bakar bin Abdurrahman Al Banjari, seorang ulama besar dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang hidup pada abad ke-18. Beliau menciptakan banyak karya tulis, termasuk kitab Maulid Al Barzanji, yang menjadi sumber utama syair-syair shalawat dalam Hadrah Al Banjari. Kesenian ini dibawa ke Jawa oleh para santri dari Kalimantan dan berkembang pesat di pesantren-pesantren.

Aliran-Aliran Musik Al Banjari:

Al Banjari Klasik: Merupakan aliran asli dari Banjarmasin dengan ciri khas irama yang sederhana dan vokal yang merdu.

Al Banjari Hiji: Muncul di Jawa Barat dengan irama yang lebih modern dan dinamis, serta penggunaan alat musik yang lebih beragam.

Al Banjari Madura: Dikenal dengan irama yang lebih cepat dan energik, serta vokal yang lebih tegas.

Al Banjari Banyuwangi: Memiliki ciri khas pada penggunaan alat musik terbang dan penggunaan bahasa Osing dalam syair-syairnya.

Perkembangan Musik Al Banjari:

Saat ini, musik Al Banjari telah berkembang pesat dan menjadi salah satu kesenian Islam yang populer di Indonesia. Banyak grup-grup Hadrah Al Banjari yang bermunculan di berbagai daerah, dengan ciri khas dan keunikannya masing-masing. Musik ini juga telah dimodifikasi dengan berbagai sentuhan modern, sehingga semakin diminati oleh generasi muda.

Beberapa Tokoh Terkenal:

Habib Husein bin Hasyim Al Banjari: Salah satu penyebar Hadrah Al Banjari di Jawa.

KH. M. Sholeh Basyir: Tokoh sentral Hadrah Al Banjari di Jawa Timur.

Gus Bahauddin Nursaid: Ulama Nahdlatul Ulama yang sering membawakan ceramah dengan diiringi Hadrah Al Banjari.

Musik Al Banjari merupakan kesenian Islam yang kaya akan nilai budaya dan religi. Keindahan musiknya dan pesan-pesan positif yang terkandung di dalamnya menjadikannya sebagai salah satu aset budaya bangsa yang patut dilestarikan.

Di Cv. TOSERBA PESANTREN anda bisa mendapatkan barang yang berkualitas dan tentunya harga yang sangat terjangkau. Barang kami tentunya sangat berkualitas super premium, di toko alat musik kami menyediakan berbagai macam alat music hadroh, alat musik tradisional, bedug ukir masjid jepara, serta  mimbar ukir jepara. Kami melayani penjualan offline maupun online, ecer maupun grosir. Dapatkan berbagai penawaran yang menarik dan diskon setiap harinya.

JIKA BERMINAT SILAHKAN HUBUNGI :

OFFICIAL :

wa.me/6282223332919 atau silahkan datang ke showroom kami yang beralamat :

JL. Raya Sukolegok RT.10/RW.04 Ds.Suko, Suko

Kec.Sukodono – Kab.Sidoarj, Jawa Timur

Harmoni Religius dalam Melodi Banjari Tradisional Nusantara

Harmoni Religius dalam Melodi Banjari Tradisional Nusantara
Harmoni Religius dalam Melodi Banjari Tradisional Nusantara, pengrajin rebana banjari,harga rebana banjari satu set, harga alat musik rebana banjari, jual rebana al banjari jepara

Harmoni Religius dalam Melodi Banjari Tradisional Nusantara

Indonesia, sebagai negara yang kaya akan keberagaman budaya dan agama, memiliki warisan musik tradisional yang memancarkan nuansa spiritual. Salah satu aliran musik yang mencerminkan keagungan spiritualitas adalah musik Banjari. Banjari bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga sarana untuk menyebarkan nilai-nilai keagamaan dan membangun kedekatan spiritual di tengah-tengah masyarakat.

Latar Belakang Banjari

Banjari berasal dari kata “Banjar,” yang dapat merujuk pada kelompok masyarakat atau tempat pertemuan. Musik Banjari berkembang di berbagai daerah di Indonesia, khususnya di Jawa dan Sumatra, dengan ciri khas yang mencerminkan identitas budaya setempat. Meskipun memiliki variasi yang kaya, inti dari musik Banjari adalah penggabungan antara unsur-unsur musik tradisional dengan syair-syair keagamaan Islam. Musik Banjari memiliki akar yang kuat dalam tradisi Islam di Indonesia Banjari sendiri adalah nama untuk kelompok musik yang memainkan alat-alat tradisional seperti rebana, dan bass sebagai bagian dari aktivitas keagamaan dan kebudayaan.

Instrumen Musik Banjari

Berbagai instrumen musik tradisional digunakan dalam pertunjukan Banjari. Di antara instrumen tersebut adalah rebana dan bass. Setiap instrumen memiliki peranannya masing-masing dalam menciptakan harmoni yang merdu dan menyentuh hati. Penggunaan instrumen-instrumen tersebut menciptakan suasana yang khas dan mengangkat nilai-nilai spiritualitas.

Repertoar Musik

Repertoar musik Banjari terutama terdiri dari syair-syair keagamaan yang dinyanyikan dalam bahasa lokal. Lirik-lirik ini mencerminkan ajaran Islam dan sering kali memberikan pesan moral dan spiritual. Melalui musik, pesan-pesan keagamaan ini disampaikan dengan cara yang penuh emosi dan mengena, menciptakan ikatan spiritual antara pemain dan pendengar. Lirik-lirik lagu dalam musik Banjari sering kali berfokus pada tema-tema keislaman dan memuat pesan-pesan moral. Penggunaan bahasa yang khas dan gaya penyampaian yang penuh semangat menjadikan musik Banjari sarana efektif untuk menyampaikan nilai-nilai keagamaan dan moral kepada pendengarnya

Peran Banjari dalam Kehidupan Masyarakat

Banjari tidak hanya hadir dalam acara keagamaan, tetapi juga memainkan peran penting dalam berbagai peristiwa sosial dan budaya. Pada pernikahan, khitanan, dan acara adat lainnya, musik Banjari menjadi pengiring setia yang menciptakan atmosfer sakral dan meriah. Keberadaannya di tengah-tengah masyarakat memperkaya pengalaman hidup dan menyatukan orang-orang dalam kerukunan.

Tantangan dan Pelestarian

Meskipun memiliki tempat yang kuat dalam budaya Indonesia, musik Banjari dihadapkan pada tantangan modernisasi dan perubahan gaya hidup. Penting untuk menjaga kesinambungan dan pelestarian tradisi ini agar musik Banjari tetap hidup dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Pendidikan dan dukungan dari masyarakat dapat memainkan peran kunci dalam pelestarian musik Banjari. Membangun kesadaran akan keindahan, kearifan, dan nilai-nilai yang terkandung dalam musik ini dapat membantu memastikan bahwa Banjari tetap menjadi bagian yang tak terpisahkan dari warisan budaya Indonesia. Dengan demikian, musik Banjari akan terus mengalun, membawa kedamaian dan keberkahan di setiap nadanya. Musik Banjari adalah cerminan keindahan keberagaman budaya dan religiusitas di Indonesia. Melalui melodi yang indah dan lirik yang bermakna, musik Banjari terus hidup dan menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat. Dengan usaha pelestarian yang kokoh, kita dapat memastikan bahwa aliran musik ini tetap meramaikan dan menginspirasi generasi-generasi mendatang

CV. TOSERBA PESANTREN merupakan toko yang menyediakan berbagai macam alat musik hadroh, alat musik tradisional, bedug ukir masjid jepara, serta mimbar ukir jepara yang berdiri sejak tahun 2014. Beralamat di JL. Raya Sukolegok RT.10/RW.04 Ds.Suko, Suko, Kecamatan Sukodono – Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. CV. Toserba Pesantren mempunyai beberapa reseller yang ada di beberapa kota di indonesia. Kami melayani penjualan offline maupun online, ecer maupun grosir. Kami juga membuka reseller baru bagi yang berminat dengan harga yang miring dipasaran dan mendapatkan ilmu berjualan secara online maupun offline serta cara menangani customer. Dapatkan berbagai penawaran yang menarik dan diskon setiap harinya.
JIKA BERMINAT SILAHKAN HUBUNGI :
OFFICIAL :
wa.me/6282223332919 atau silahkan datang ke showroom kami yang beralamat :JL. Raya Sukolegok RT.10/RW.04 Ds.Suko, Suko
Kec.Sukodono – Kab.Sidoarjo Jawa Timur

Menyelusuri Keindahan Alat Musik dan Aliran Musik Banjari

Menyelusuri Keindahan Alat Musik dan Aliran Musik Banjari
Menyelusuri Keindahan Alat Musik dan Aliran Musik Banjari, pengrajin rebana banjari,harga rebana banjari satu set, rebana banjari, jual rebana al banjari jepara

Menyelusuri Keindahan Alat Musik dan Aliran Musik Banjari

Musik Banjari adalah salah satu bentuk seni musik yang penuh dengan keindahan, spiritualitas, dan makna mendalam. Aliran musik ini sangat populer di Indonesia, terutama di kalangan masyarakat muslim. Artikel ini akan membahas asal usul, unsur-unsur utama, serta kepopuleran musik Banjari di Indonesia

Asal Usul Musik Banjari

Musik Banjari berasal dari wilayah Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia. Nama “Banjari” sendiri berasal dari nama wilayah asalnya. Musik ini memiliki akar yang dalam dalam budaya masyarakat Banjar yang mayoritas beragama Islam. Musik Banjari pertama kali muncul sebagai bentuk ekspresi keagamaan dan dipraktikkan dalam berbagai acara keagamaan seperti peringatan maulid Nabi, pengajian, dan berbagai upacara keagamaan lainnya.

Unsur-Uunsur Utama dalam Musik Banjari

Vokal yang Merdu: Musik Banjari sering dinyanyikan dengan suara yang merdu. Pemusik Banjari, yang sering disebut Banjariwan, memiliki suara yang indah dan mampu menghidupkan suasana dengan vokal mereka.

Instrumen Tradisional: Musik Banjari sering ditemani oleh instrumen musik tradisional seperti hadroh (rebana), dan Bass hadroh, Bass Dumbuk. Instrumen-instrumen ini memberikan warna musik yang khas dan mendalam.

Lirik Keagamaan: Lirik lagu dalam musik Banjari umumnya berisi pesan-pesan keagamaan dan pujian terhadap Nabi Muhammad. Lirik-lirik ini memuat pesan moral dan kebajikan.

Ritme yang Menghanyutkan: Ritme dalam musik Banjari bisa sangat menghanyutkan. Ini memungkinkan pendengar untuk merasakan kedalaman spiritual dan emosi dalam musik ini.

Kepopuleran Musik Banjari di Indonesia

Musik Banjari telah menjadi bagian integral dari budaya masyarakat Muslim di Indonesia. Keindahan melodi, pesan keagamaan, dan ketulusan dalam penampilan Banjariwan telah membuat musik Banjari sangat populer di seluruh negeri. Musik Banjari tidak hanya dipraktikkan dalam acara keagamaan, tetapi juga dalam acara-acara pernikahan, khitanan, dan berbagai perayaan keagamaan lainnya.

Selain itu, perkembangan teknologi dan media sosial telah memungkinkan musik Banjari untuk mencapai audiens yang lebih luas. Video rekaman pertunjukan Banjari dan lagu-lagu Banjari yang dipublikasikan di platform online telah memperluas cakupan musik ini, bahkan hingga mancanegara. Musik Banjari adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang indah dan kaya makna. Ini bukan hanya sekadar bentuk hiburan musik, tetapi juga merupakan ungkapan dari spiritualitas dan keimanan masyarakat Indonesia. Musik Banjari terus berkembang dan memenangkan hati pendengar, menjadikannya salah satu aliran musik yang sangat dihargai dan populer di Indonesia

CV. TOSERBA PESANTREN merupakan toko yang menyediakan berbagai macam alat musik hadroh, alat musik tradisional, bedug ukir masjid jepara, serta mimbar ukir jepara yang berdiri sejak tahun 2014. Beralamat di JL. Raya Sukolegok RT.10/RW.04 Ds.Suko, Suko, Kecamatan Sukodono – Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. CV. Toserba Pesantren mempunyai beberapa reseller yang ada di beberapa kota di indonesia. Kami melayani penjualan offline maupun online, ecer maupun grosir. Kami juga membuka reseller baru bagi yang berminat dengan harga yang miring dipasaran dan mendapatkan ilmu berjualan secara online maupun offline serta cara menangani customer. Dapatkan berbagai penawaran yang menarik dan diskon setiap harinya.
JIKA BERMINAT SILAHKAN HUBUNGI :
OFFICIAL :
wa.me/6282223332919 atau silahkan datang ke showroom kami yang beralamat :JL. Raya Sukolegok RT.10/RW.04 Ds.Suko, Suko
Kec.Sukodono – Kab.Sidoarjo Jawa Timur

Peran Musik Banjari dalam Kearifan Lokal dan Identitas Budaya

Peran Musik Banjari dalam Kearifan Lokal dan Identitas Budaya
Peran Musik Banjari dalam Kearifan Lokal dan Identitas Budaya, pengrajin rebana banjari,harga rebana banjari satu set, harga alat musik rebana banjari, jual rebana al banjari jepara

Peran Musik Banjari dalam Kearifan Lokal dan Identitas Budaya

Musik Banjari memainkan peran penting dalam melestarikan kearifan lokal dan identitas budaya di berbagai komunitas di Indonesia, khususnya di daerah-daerah yang memiliki tradisi Islam yang kuat. Berikut adalah beberapa cara di mana Musik Banjari berkontribusi dalam melestarikan kearifan lokal dan identitas budaya:

Menyebarkan Pesan Agama: Musik Banjari sering kali digunakan sebagai sarana untuk menyebarkan pesan agama Islam. Lirik-lirik lagu Banjari umumnya berisi pesan-pesan keagamaan, kebajikan, dan nilai-nilai moral yang penting dalam Islam. Melalui musik ini, pesan-pesan tersebut dapat lebih mudah diakses dan dipahami oleh masyarakat.

Penggunaan Instrumen Tradisional: Instrumen-instrumen tradisional seperti rebana, gendang, gambus, dan marawis merupakan bagian integral dari Musik Banjari. Penggunaan instrumen-instrumen ini tidak hanya menghasilkan suara yang khas, tetapi juga mempertahankan tradisi musik lokal yang telah ada sejak lama.

Pentingnya Tradisi Lisan: Sebagian besar musik Banjari bersifat lisan dan diwariskan dari generasi ke generasi melalui tradisi lisan. Ini mendorong interaksi sosial dan budaya antara generasi muda dan tua, serta memfasilitasi transfer pengetahuan dan nilai-nilai budaya secara langsung.

Melestarikan Bahasa Lokal: Musik Banjari sering menggunakan bahasa lokal dalam lirik-liriknya. Ini membantu melestarikan bahasa-bahasa lokal yang mungkin tengah menghadapi ancaman kepunahan, sambil tetap memperkuat identitas budaya lokal.

Pertemuan Budaya: Musik Banjari sering menjadi bagian dari berbagai acara budaya dan keagamaan, seperti pernikahan, khitanan, dan acara-acara keagamaan lainnya. Ini menciptakan tempat pertemuan untuk masyarakat dari berbagai latar belakang, memperkuat ikatan sosial, dan mempromosikan toleransi antaragama.

Kontinuitas Generasi: Dalam beberapa komunitas, Musik Banjari membantu menjaga minat generasi muda terhadap tradisi dan budaya lokal. Dengan memodernisasi elemen musik tanpa menghilangkan akar budaya, generasi muda lebih cenderung terlibat dalam melestarikan dan menghormati warisan budaya mereka.

Pemertahanan Tradisi Islam Lokal dan identitas budaya: Musik Banjari memiliki hubungan erat dengan praktik-praktik keagamaan dalam Islam. Melalui nyanyian dan alunan musiknya, Musik Banjari membawa pesan-pesan agama Islam kepada masyarakat dengan cara yang lebih meriah dan mendalam. Ini membantu dalam pemahaman nilai-nilai agama dan memperkuat identitas keislaman masyarakat setempat. Musik Banjari mencerminkan identitas budaya dan agama masyarakat setempat. Ini membantu menjaga dan memperkuat rasa kebanggaan dan identitas komunitas dalam kerangka budaya nasional yang lebih luas.

Peran dalam Upacara Keagamaan: Musik Banjari sering mendampingi acara-acara keagamaan seperti dzikir, shalawat, dan perayaan hari besar Islam. Ini memberikan dimensi spiritual dan budaya yang dalam pada upacara-upacara tersebut.

Secara keseluruhan, Musik Banjari memiliki peran yang sangat penting dalam melestarikan kearifan lokal dan identitas budaya di komunitas-komunitas di Indonesia. Melalui musik ini, tradisi, agama, bahasa, dan nilai-nilai budaya lokal dapat terus hidup dan berkembang dalam harmoni dengan perkembangan zaman.

CV. TOSERBA PESANTREN merupakan toko yang menyediakan berbagai macam alat musik hadroh, alat musik tradisional, bedug ukir masjid jepara, serta mimbar ukir jepara yang berdiri sejak tahun 2014. Dengan mengantongi ijin usaha dan beberapa kali mengikuti tender yang ada. Beralamat di JL. Raya Sukolegok RT.10/RW.04 Ds.Suko, Suko, Kecamatan Sukodono – Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. CV. Toserba Pesantren mempunyai beberapa reseller yang ada di beberapa kota di indonesia. Kami melayani penjualan offline maupun online, ecer maupun grosir. Kami juga membuka reseller baru bagi yang berminat dengan harga yang miring dipasaran dan mendapatkan ilmu berjualan secara online maupun offline serta cara menangani customer. Dapatkan berbagai penawaran yang menarik dan diskon setiap harinya.
JIKA BERMINAT SILAHKAN HUBUNGI :
OFFICIAL :
wa.me/6282223332919 atau silahkan datang ke showroom kami yang beralamat :JL. Raya Sukolegok RT.10/RW.04 Ds.Suko, Suko
Kec.Sukodono – Kab.Sidoarjo Jawa Timur

Perpaduan Etnik dan Harmoni dalam Musik Rebana Banjari

Perpaduan Etnik dan Harmoni dalam Musik Rebana Banjari
Perpaduan Etnik dan Harmoni dalam Musik Rebana Banjari, pengrajin rebana banjari, harga rebana banjari satu set, jual rebana al banjari jepara

Perpaduan Etnik dan Harmoni dalam Musik Rebana Banjari

Musik Rebana Banjari adalah salah satu jenis musik tradisional yang berasal dari Indonesia, khususnya dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Musik ini memiliki ciri khas dengan menggunakan alat musik rebana, yang merupakan jenis drum yang terbuat dari bahan kulit yang direntangkan di atas rangka kayu.

Perpaduan Etnik: Rebana Banjari mencerminkan perpaduan etnik antara budaya Jawa dan Arab. Ini terjadi karena adanya hubungan historis antara Indonesia dengan dunia Arab melalui perdagangan dan agama Islam. Musik Rebana Banjari menggabungkan alat musik tradisional Jawa seperti kendang, gong, dan suling dengan elemen-elemen musik Arab seperti rebana, hadrah, dan gambus. Elemen musik Arab ini umumnya digunakan dalam tradisi musik dakwah atau kesenian Islam.

Instrumen Musik: Instrumen utama dalam musik Rebana Banjari adalah rebana, yaitu sebuah gendang kecil yang terbuat dari kayu atau logam dengan kulit binatang sebagai membran. Rebana ini biasanya dimainkan secara berkelompok dan menjadi pusat ritme dalam musik ini.

Bahasa dan Lirik: Lirik dalam musik Rebana Banjari umumnya menggunakan bahasa Arab atau bahasa lokal dengan muatan nilai-nilai Islami. Hal ini mencerminkan pengaruh Islam yang kuat dalam budaya masyarakat setempat.

Selain itu, Rebana Banjari juga mencerminkan perpaduan budaya Jawa dengan budaya lokal di daerah-daerah tertentu di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Hal ini menyebabkan variasi dalam gaya musik, lirik, dan tarian antar kelompok Rebana Banjari.

Harmoni dalam Musik Rebana Banjari: Harmoni dalam Musik Rebana Banjari dapat dilihat dari beberapa aspek:

  1. Harmoni Musikal: Meskipun menggabungkan elemen dari berbagai budaya, musik Rebana Banjari mampu menciptakan harmoni musikal yang unik. Alat musik yang berbeda-beda, seperti rebana, hadrah, kendang, dan suling, digunakan secara bersamaan untuk menghasilkan pola ritme dan melodi yang padu.
  2. Harmoni Sosial: Musik Rebana Banjari juga mencerminkan harmoni sosial dalam masyarakat. Musik ini sering dipentaskan dalam acara-acara keagamaan, pesta pernikahan, dan perayaan lainnya, mengumpulkan berbagai kalangan masyarakat tanpa memandang perbedaan etnis, suku, atau agama. Hal ini mencerminkan semangat kebersamaan dan toleransi di antara anggota masyarakat.
  3. Harmoni Agama: Musik Rebana Banjari banyak dikaitkan dengan ajaran agama Islam, karena sering digunakan dalam acara-acara keagamaan seperti pengajian dan peringatan hari besar Islam. Dalam konteks ini, musik ini berfungsi sebagai alat untuk menyebarkan pesan-pesan agama, dan juga sebagai sarana untuk memperkuat rasa kebersamaan dan spiritualitas dalam komunitas Muslim.

Melalui perpaduan etnik dan harmoni dalam musik Rebana Banjari, seni tradisional ini menggambarkan kemajemukan budaya di Indonesia, mengajarkan nilai-nilai toleransi, dan menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat yang beragam

CV. TOSERBA PESANTREN merupakan toko alat musik yang menyediakan berbagai macam alat musik hadroh, alat musik tradisional lainnya dan bakaran bukhur yang berdiri sejak tahun 2014. Dengan mengantongi ijin usaha dan beberapa kali mengikuti tender yang ada. Beralamat di JL. Raya Sukolegok RT.10/RW.04 Ds.Suko, Suko, Kecamatan Sukodono – Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. CV. Toserba Pesantren mempunyai beberapa reseller yang ada di beberapa kota di indonesia. Kami melayani penjualan offline maupun online, ecer maupun grosir. Kami juga membuka reseller baru bagi yang berminat dengan harga yang miring dipasaran dan mendapatkan ilmu berjualan secara online maupun offline serta cara menangani customer. Dapatkan berbagai penawaran yang menarik dan diskon setiap harinya.
JIKA BERMINAT SILAHKAN HUBUNGI :
OFFICIAL :
wa.me/6282223332919 atau silahkan datang ke showroom kami yang beralamat :
JL. Raya Sukolegok RT.10/RW.04 Ds.Suko, Suko
Kec.Sukodono – Kab.Sidoarjo Jawa Timur