Rebana Jepara Kualitas Suara yang Mempesona

Rebana Jepara Kualitas Suara yang Mempesona
Rebana Jepara Kualitas Suara yang Mempesona, rebana jepara, jual rebana, harga rebana, jual alat hadroh

Rebana Jepara Kualitas Suara yang Mempesona

Rebana adalah salah satu alat musik tradisional yang populer di Indonesia. Rebana biasanya terbuat dari bahan kayu dan kulit kambing atau sapi yang direntangkan di atas rangka kayu. Alat musik ini memiliki berbagai jenis di berbagai daerah, termasuk di Jepara, sebuah kota di Jawa Tengah yang terkenal dengan industri perabotannya. Di Jepara, rebana memiliki ciri khas tersendiri yang mencakup aspek ukiran dan suara yang mempesona.

Ukiran yang Indah: Rebana Jepara dikenal karena ukiran yang indah dan rumit pada permukaannya. Ukiran ini sering kali menggambarkan motif-motif tradisional Jepara, seperti bunga, daun, dan hewan-hewan. Proses ukiran biasanya dilakukan dengan tangan oleh pengrajin yang sangat terampil.

Material Berkualitas: Rebana Jepara umumnya dibuat dari bahan-bahan berkualitas tinggi, seperti kayu jati atau mahoni. Kayu ini dipilih karena kekuatannya dan kemampuannya menghasilkan suara yang indah. Selain itu, penggunaan bahan berkualitas juga membuat Rebana Jepara tahan lama.

Suara yang Memikat: Salah satu ciri khas Rebana Jepara adalah suaranya yang memikat. Suara yang dihasilkan oleh Rebana Jepara memiliki kualitas yang sangat baik, kaya akan nuansa, dan memiliki resonansi yang indah. Hal ini membuatnya cocok untuk berbagai jenis pertunjukan dan acara tradisional.

Penggunaan dalam Budaya Lokal: Rebana Jepara sering kali digunakan dalam berbagai acara budaya lokal, seperti pernikahan, upacara adat, dan acara keagamaan. Alat musik ini memiliki peran penting dalam mengiringi tarian tradisional dan menyemarakkan acara-acara tersebut.

Kebudayaan Jepara yang Kaya: Rebana Jepara merupakan bagian integral dari kebudayaan Jepara yang kaya. Jepara sendiri dikenal sebagai kota penghasil barang-barang ukir yang terkenal di Indonesia. Oleh karena itu, Rebana Jepara tidak hanya merupakan alat musik tradisional, tetapi juga merupakan hasil seni yang mencerminkan kekayaan budaya Jepara. Beberapa pengrajin di Jepara juga menciptakan rebana-rebana dengan desain yang lebih modern dan kreatif. Mereka mungkin mengkombinasikan berbagai bahan seperti kayu, kulit, dan logam untuk menciptakan rebana yang unik. Meskipun tidak seklasik rebana tradisional, rebana-rebana kreasi ini sering dihargai sebagai karya seni yang indah.

Selain ukiran yang indah, suara rebana Jepara juga sangat mempesona. Hal ini disebabkan oleh penggunaan kulit kambing atau sapi yang berkualitas baik dan teknik pembuatan yang terpelihara dengan baik. Suara rebana ini bisa mengisi ruangan dengan harmoni yang indah dan menyentuh hati pendengarnya.

Rebana Jepara adalah contoh nyata dari bagaimana seni, musik, dan budaya lokal dapat bersatu dalam satu objek yang indah dan berarti. Keindahan ukirannya dan suara yang mempesona membuat Rebana Jepara menjadi salah satu jenis rebana yang sangat dihargai dan diakui oleh masyarakat Indonesia dan dunia.

CV. TOSERBA PESANTREN merupakan toko yang menyediakan berbagai macam alat musik hadroh, alat musik tradisional, bedug ukir masjid jepara, serta mimbar ukir jepara yang berdiri sejak tahun 2014. Beralamat di JL. Raya Sukolegok RT.10/RW.04 Ds.Suko, Suko, Kecamatan Sukodono – Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. CV. Toserba Pesantren mempunyai beberapa reseller yang ada di beberapa kota di indonesia. Kami melayani penjualan offline maupun online, ecer maupun grosir. Kami juga membuka reseller baru bagi yang berminat dengan harga yang miring dipasaran dan mendapatkan ilmu berjualan secara online maupun offline serta cara menangani customer. Dapatkan berbagai penawaran yang menarik dan diskon setiap harinya.
JIKA BERMINAT SILAHKAN HUBUNGI :
OFFICIAL :
wa.me/6282223332919 atau silahkan datang ke showroom kami yang beralamat :JL. Raya Sukolegok RT.10/RW.04 Ds.Suko, Suko
Kec.Sukodono – Kab.Sidoarjo Jawa Timur

Penggunaan Rebana dalam Seni Musik Islami

Penggunaan Rebana dalam Seni Musik Islami
Penggunaan Rebana dalam Seni Musik Islami, rebana jepara, jual rebana, harga rebana, jual alat hadroh

Penggunaan Rebana dalam Seni Musik Islami

Melodi keagamaan atau musik Islami memiliki ciri khas yang berbeda dengan jenis musik lainnya, karena sering kali didasarkan pada nilai-nilai agama dan penggunaan instrumen musik yang halal dalam Islam. Salah satu elemen musik yang sering digunakan dalam melodi keagamaan Islam adalah “rebana”.

Rebana adalah alat musik perkusi yang berasal dari dunia Islam. Alat musik ini memiliki bentuk mirip dengan drum, tetapi ukurannya lebih besar dan umumnya terbuat dari kayu. Rebana biasanya dimainkan dalam kelompok musik tradisional Islam, seperti dalam acara-acara keagamaan, pernikahan, atau festival Islam lainnya.

Berikut adalah beberapa cara penggunaan rebana dalam seni musik Islami:

Irama dan Ritme Keagamaan: Rebana sering digunakan untuk menciptakan irama dan ritme yang khas dalam musik Islami. Ini memberikan elemen penghormatan dan kekhusyukan yang sesuai dengan konteks keagamaan.

Pengiring dalam Pembacaan Puisi dan Dikir: Rebana dapat menjadi pengiring yang sempurna untuk pembacaan puisi atau dikir (pengucapan kalimat-kalimat bertema Islami) dalam tradisi keagamaan. Suara yang dihasilkan oleh rebana menambah nuansa spiritual pada pengalaman mendengarkan.

Pertunjukan Seni Tradisional Islam: Rebana sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional Islam, seperti tari atau teater Islami. Ini dapat memberikan elemen musik yang mendukung suasana dan pesan agama yang ingin disampaikan.

Musik Qasidah: Rebana sering digunakan dalam musik Qasidah, yang merupakan jenis musik berisi pujian dan syair Islami. Penggunaan rebana dalam musik ini dapat memberikan nuansa yang khas dan mendalam pada ekspresi keagamaan.

Pertunjukan Zikir: Rebana juga sering digunakan dalam pertunjukan zikir, yaitu praktik berdzikir atau berzikir bersama-sama untuk mengingat Allah. Suara rebana menciptakan lingkungan yang mendukung untuk kegiatan zikir.

Beberapa rebane yang umumnya digunakan dalam musik Islami antara lain:

Maqam Hijaz: Maqam Hijaz merupakan salah satu rebane yang paling umum digunakan dalam musik Islami. Rebane ini memberikan nuansa yang khas dan sering digunakan dalam melodi keagamaan, terutama dalam qasidah dan nasheed. Maqam Hijaz memiliki tangga nada yang menciptakan suasana yang sarat emosi dan penuh kehormatan.

Maqam Nahawand: Maqam Nahawand sering digunakan dalam seni musik Islami untuk menciptakan melodi yang mendalam dan penuh kekhusyukan. Rebane ini memberikan kesan tenang dan merenung, sehingga sering digunakan dalam musik yang bersifat kontemplatif atau meditatif.

Maqam Rast: Maqam Rast memberikan nuansa yang ceria dan positif. Dalam konteks musik Islami, rebane ini dapat digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan kebahagiaan dan keceriaan dalam kehidupan beragama.

Maqam Bayati: Maqam Bayati sering digunakan dalam musik Islami untuk menciptakan melodi yang mendalam dan sarat dengan nuansa spiritual. Rebane ini dapat memberikan kesan yang menggugah hati dan mengajak pendengar untuk merenungkan makna keagamaan.

Penting untuk diingat bahwa penggunaan rebana atau instrumen musik lainnya dalam konteks seni musik Islami harus mematuhi prinsip-prinsip syariah Islam. Hal ini melibatkan pemilihan lirik yang sesuai, menghindari nada-nada yang tidak senonoh, dan memastikan bahwa musik tersebut tidak melanggar aturan Islam terkait dengan musik dan hiburan. Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, rebana dapat menjadi elemen yang indah dalam melodi keagamaan Islam.

Penggunaan rebana dalam musik Islami tidak hanya mencakup pemilihan rebana tertentu, tetapi juga ekspresi artistik, lirik, dan penyampaian yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Musik Islami lebih sering mengutamakan pesan keagamaan, moralitas, dan spiritualitas daripada hanya aspek musikalitas semata.

Penggunaan rebana dalam seni musik Islami bertujuan untuk menciptakan atmosfer yang mendukung pengalaman keagamaan dan memperkaya ekspresi seni yang terkait dengan nilai-nilai Islam.

CV. TOSERBA PESANTREN merupakan toko yang menyediakan berbagai macam alat musik hadroh, alat musik tradisional, bedug ukir masjid jepara, serta mimbar ukir jepara yang berdiri sejak tahun 2014. Beralamat di JL. Raya Sukolegok RT.10/RW.04 Ds.Suko, Suko, Kecamatan Sukodono – Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. CV. Toserba Pesantren mempunyai beberapa reseller yang ada di beberapa kota di indonesia. Kami melayani penjualan offline maupun online, ecer maupun grosir. Kami juga membuka reseller baru bagi yang berminat dengan harga yang miring dipasaran dan mendapatkan ilmu berjualan secara online maupun offline serta cara menangani customer. Dapatkan berbagai penawaran yang menarik dan diskon setiap harinya.
JIKA BERMINAT SILAHKAN HUBUNGI :
OFFICIAL :
wa.me/6282223332919 atau silahkan datang ke showroom kami yang beralamat :JL. Raya Sukolegok RT.10/RW.04 Ds.Suko, Suko
Kec.Sukodono – Kab.Sidoarjo Jawa Timur

Keunikan Alat Musik Rebana dalam Kesenian Islam

Keunikan Alat Musik Rebana dalam Kesenian Islam
Keunikan Alat Musik Rebana dalam Kesenian Islam, rebana, jual rebana, harga rebana, jual alat hadroh

Keunikan Alat Musik Rebana dalam Kesenian Islam

Rebana adalah salah satu alat musik yang memiliki keunikan dalam konteks seni dan budaya Islam. Alat musik ini umumnya digunakan dalam pertunjukan kesenian Islam, terutama dalam acara-acara keagamaan seperti perayaan Idul Fitri, Idul Adha, dan acara-acara lain yang bersifat religius. Berikut adalah beberapa keunikan alat musik rebana dalam konteks kesenian Islam:

Penggunaan dalam Upacara Keagamaan: Rebana sering digunakan dalam upacara keagamaan, seperti shalat Idul Fitri dan Idul Adha. Alat musik ini menciptakan suasana yang khusyuk dan meriah selama perayaan tersebut.

Simbolisme Religius: Rebana memiliki simbolisme religius yang kuat dalam budaya Islam. Pada beberapa tradisi, bunyi rebana dianggap sebagai tanda kehadiran malaikat yang hadir selama upacara keagamaan.

Ritual Pembuatan: Proses pembuatan rebana sering kali melibatkan nilai-nilai tradisional dan keahlian tertentu. Pembuat rebana kadang-kadang mewarisi keterampilan mereka secara turun-temurun, menciptakan ikatan kuat antara alat musik ini dengan warisan budaya Islam.

Ritme Tradisional: Rebana memiliki ritme khas yang sering digunakan dalam musik Islam. Ritme-ritme ini menciptakan suasana yang mendalam dan spiritual selama upacara keagamaan.

Bahan dan Desain: Bahan yang digunakan untuk membuat rebana sering kali bersifat alami, seperti kulit kambing atau sapi untuk membran. Desain rebana juga sering dihiasi dengan motif-motif Islami atau kaligrafi Arab, memberikan sentuhan seni dan keindahan pada alat musik ini.

Fungsi Sosial: Selain sebagai alat musik, rebana juga memiliki fungsi sosial. Kelompok-kelompok rebana sering kali terlibat dalam kegiatan sosial dan amal, menjadikannya lebih dari sekadar alat musik, tetapi juga alat untuk mempererat kebersamaan komunitas.

Dikaitkan dengan Tari dan Nyanyian: Rebana tidak hanya digunakan sebagai alat musik, tetapi juga sering diintegrasikan dengan tari dan nyanyian dalam pertunjukan seni Islam. Ini menciptakan pengalaman seni yang holistik dan memperkaya ekspresi budaya.

Penting dalam Pendidikan Agama: Penggunaan rebana juga sering diterapkan dalam pendidikan agama, terutama untuk memperkenalkan nilai-nilai Islam kepada generasi muda melalui seni dan musik. Alat musik ini memainkan peran dalam melestarikan dan mewariskan nilai-nilai seni dan budaya Islam dari generasi ke generasi

Dengan keunikan-keunikan tersebut, rebana tidak hanya berfungsi sebagai alat musik semata, tetapi juga sebagai bagian integral dari warisan budaya dan seni dalam konteks Islam. Penting untuk diingat bahwa pandangan terhadap penggunaan alat musik dalam konteks Islam dapat bervariasi di antara berbagai tradisi dan pandangan keagamaan. Beberapa komunitas mungkin memandang positif penggunaan Rebana dalam konteks seni dan spiritualitas, sementara yang lain mungkin memiliki pandangan yang berbeda.

CV. TOSERBA PESANTREN merupakan toko yang menyediakan berbagai macam alat musik hadroh, alat musik tradisional, bedug ukir masjid jepara, serta mimbar ukir jepara yang berdiri sejak tahun 2014. Beralamat di JL. Raya Sukolegok RT.10/RW.04 Ds.Suko, Suko, Kecamatan Sukodono – Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. CV. Toserba Pesantren mempunyai beberapa reseller yang ada di beberapa kota di indonesia. Kami melayani penjualan offline maupun online, ecer maupun grosir. Kami juga membuka reseller baru bagi yang berminat dengan harga yang miring dipasaran dan mendapatkan ilmu berjualan secara online maupun offline serta cara menangani customer. Dapatkan berbagai penawaran yang menarik dan diskon setiap harinya.
JIKA BERMINAT SILAHKAN HUBUNGI :
OFFICIAL :
wa.me/6282223332919 atau silahkan datang ke showroom kami yang beralamat :JL. Raya Sukolegok RT.10/RW.04 Ds.Suko, Suko
Kec.Sukodono – Kab.Sidoarjo Jawa Timur

Pengaruh Alat Musik Rebana pada Musik Tradisional Melayu

Pengaruh Alat Musik Rebana pada Musik Tradisional Melayu
Pengaruh Alat Musik Rebana pada Musik Tradisional Melayu, rebana, harga rebana, jual rebana, jual alat hadroh

Pengaruh Alat Musik Rebana pada Musik Tradisional Melayu

Alat musik rebana memiliki pengaruh yang signifikan pada musik tradisional Melayu. Rebana adalah jenis gendang kecil yang umumnya digunakan dalam tradisi musik dan seni pertunjukan di berbagai masyarakat Melayu, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Brunei. Berikut adalah beberapa pengaruh utama alat musik rebana pada musik tradisional Melayu:

Fungsi Ritmis: Rebana digunakan untuk memberikan dasar ritmis dalam banyak jenis musik Melayu. Ritme yang dihasilkan oleh rebana memberikan pola dasar yang mendukung tarian dan nyanyian dalam pertunjukan tradisional Melayu. Ini membantu menciptakan dasar musik yang kuat dan menghidupkan suasana.

Penting dalam Upacara Adat: Rebana sering kali digunakan dalam upacara adat, termasuk pernikahan, pertunjukan seni, dan upacara keagamaan. Suara rebana memberikan atmosfer yang khas dalam acara-acara ini dan dapat menambah kekhidmatan atau kegembiraan sesuai dengan konteksnya.

Penggabungan dengan Alat Musik Lain: Dalam beberapa pertunjukan, rebana dapat digabungkan dengan alat musik lain seperti gambus (alat musik berdawai), serunai (seruling tradisional), dan gong. Kombinasi berbagai alat musik tradisional Melayu menciptakan suara yang kaya dan kompleks.

Ekspresi Budaya: Penggunaan rebana tidak hanya terbatas pada aspek musikal tetapi juga mencerminkan nilai-nilai dan identitas budaya masyarakat Melayu. Penggunaan alat musik ini dapat membantu mempertahankan dan mewariskan warisan budaya dari generasi ke generasi.

Pengiring Tarian: Rebana sering digunakan sebagai alat musik pengiring tarian tradisional Melayu. Pukulan yang kuat dan ritmis dari rebana membantu menentukan langkah-langkah tarian dan memberikan kekuatan dan semangat pada pertunjukan kesenian tersebut.

Peran dalam Pembelajaran Seni Tradisional: Rebana sering diajarkan dalam konteks pendidikan seni tradisional. Generasi muda diajak untuk mempelajari dan menghargai seni musik tradisional Melayu, termasuk cara memainkan rebana, sebagai bagian dari usaha melestarikan warisan budaya.

Inspirasi bagi Komposisi Musik Modern: Suara dan ritme dari alat musik rebana juga dapat memberikan inspirasi bagi komposer modern dalam menciptakan musik yang menggabungkan unsur tradisional dan kontemporer.

Dengan demikian, alat musik rebana bukan hanya sebagai alat musik semata, tetapi juga sebagai bagian integral dari identitas budaya dan seni tradisional masyarakat Melayu. Penggunaannya telah membentuk dan terus membentuk keberagaman musik tradisional di wilayah ini. Penting untuk diingat bahwa pengaruh rebana pada musik tradisional Melayu dapat bervariasi tergantung pada konteks geografis, budaya, dan jenis pertunjukan. Musik tradisional Melayu memiliki keragaman yang signifikan, dan rebana adalah salah satu elemen penting yang ikut membentuk karakter musik tersebut.

CV. TOSERBA PESANTREN merupakan toko yang menyediakan berbagai macam alat musik hadroh, alat musik tradisional, bedug ukir masjid jepara, serta mimbar ukir jepara yang berdiri sejak tahun 2014. Beralamat di JL. Raya Sukolegok RT.10/RW.04 Ds.Suko, Suko, Kecamatan Sukodono – Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. CV. Toserba Pesantren mempunyai beberapa reseller yang ada di beberapa kota di indonesia. Kami melayani penjualan offline maupun online, ecer maupun grosir. Kami juga membuka reseller baru bagi yang berminat dengan harga yang miring dipasaran dan mendapatkan ilmu berjualan secara online maupun offline serta cara menangani customer. Dapatkan berbagai penawaran yang menarik dan diskon setiap harinya.
JIKA BERMINAT SILAHKAN HUBUNGI :
OFFICIAL :
wa.me/6282223332919 atau silahkan datang ke showroom kami yang beralamat :JL. Raya Sukolegok RT.10/RW.04 Ds.Suko, Suko
Kec.Sukodono – Kab.Sidoarjo Jawa Timur

Rebana Jepara Memahami Seni Budaya yang Terpatri

Rebana Jepara Memahami Seni Budaya yang Terpatri
Rebana Jepara Memahami Seni Budaya yang Terpatri, rebana, harga rebana, jual rebana, jual alat hadroh

Rebana Jepara Memahami Seni Budaya yang Terpatri

Rebana Jepara tidak hanya sekadar alat musik, tetapi juga karya seni budaya yang sarat dengan keindahan ukiran. Ukiran yang rumit dan memikat menjadi ciri khas Rebana Jepara, mencerminkan keahlian tangan para pengrajin setempat dan kekayaan nilai budaya yang terpatri di setiap detailnya. Rebana Jepara tidak hanya mencuri perhatian melalui bunyi harmonisnya, tetapi juga melalui keindahan ukiran yang memukau. Ukiran Rebana Jepara bukan hanya sekadar ornamen, melainkan sebuah seni budaya yang terpatri dalam kayu, mencerminkan kekayaan tradisional dan keterampilan tangan yang mendalam

Keunikan Desain Ukiran: Ukiran pada Rebana Jepara memiliki keunikan tersendiri. Motif-motif yang digunakan seringkali terinspirasi dari elemen-elemen alam, geometri, serta simbol-simbol keagamaan. Detail ukiran ini bukan hanya sekadar dekoratif, tetapi juga mengandung makna dan cerita yang dalam, menghubungkan Rebana dengan warisan budaya dan kepercayaan masyarakat Jepara. Setiap ukiran pada Rebana Jepara memiliki makna dan filosofi tersendiri. Motif-motif ukiran sering kali menggambarkan elemen-elemen keagamaan, seperti kaligrafi Arab atau simbol-simbol Islam lainnya. Selain itu, ada pula ukiran-ukiran yang menggambarkan kehidupan sehari-hari, alam, dan hewan-hewan yang melambangkan kehidupan harmonis dan damai.

Keterampilan Pengrajin: Proses pembuatan ukiran Rebana Jepara melibatkan keterampilan tinggi para pengrajin lokal. Mereka menggunakan berbagai alat tradisional dan teknik khusus untuk menciptakan pola-pola yang rumit. Keterampilan ini sering kali diwariskan dari generasi ke generasi, menciptakan warisan budaya yang terus hidup. Ukiran Rebana Jepara umumnya dibuat dengan menggunakan teknik ukiran tangan tradisional. Para pengrajin biasanya memiliki keahlian khusus dalam mengukir kayu dengan menggunakan pahat dan berbagai alat tangan lainnya. Tingkat kehalusan dan detail dalam ukiran mencerminkan tingkat keterampilan dan dedikasi pengrajin terhadap seni tradisional ini.

Warna-warni yang Memukau: Ukiran Rebana Jepara tidak hanya tentang bentuk, tetapi juga warna-warni yang memukau. Penggunaan warna-warna cerah dan tajam memberikan kehidupan pada setiap ukiran. Beberapa Rebana bahkan dihias dengan cat emas atau perak untuk menambah sentuhan kemewahan.

Simbolisme dalam Ukiran: Setiap motif dan pola ukiran pada Rebana Jepara memiliki makna tersendiri. Beberapa motif mencerminkan keharmonisan antara alam dan manusia, sementara yang lain menggambarkan nilai-nilai keagamaan dan spiritualitas. Melalui simbolisme ini, Rebana bukan hanya menjadi alat musik, melainkan juga sarana untuk menyampaikan pesan dan nilai budaya.

Perpaduan Tradisional dan Modern: Meskipun memiliki akar dalam tradisi yang kuat, beberapa pengrajin Rebana Jepara juga mengeksplorasi perpaduan antara unsur tradisional dan modern dalam desain ukiran. Hal ini membuka pintu untuk inovasi dan memastikan bahwa keindahan Rebana tetap relevan di era kontemporer.

Melestarikan Seni Ukir Rebana: Upaya pelestarian seni ukir Rebana Jepara menjadi sangat penting. Melalui pelatihan dan pendidikan formal, generasi muda diajarkan untuk menghargai dan melanjutkan tradisi ukiran ini. Pemberdayaan komunitas pengrajin juga dapat menjadi kunci untuk memastikan bahwa seni ukir Rebana tetap berkembang dan menjadi mata pencaharian yang berkelanjutan.

Dengan memahami keindahan ukiran Rebana Jepara, kita tidak hanya menyelami warisan budaya yang kaya, tetapi juga menghargai keterampilan dan dedikasi para pengrajin yang telah menciptakan karya seni yang mempesona ini. Rebana Jepara bukan sekadar alat musik; ia adalah ciptaan indah yang merangkum kekayaan budaya dan keahlian tangan yang telah mengukir jejak sejarah dalam setiap pukulannya

CV. TOSERBA PESANTREN merupakan toko yang menyediakan berbagai macam alat musik hadroh, alat musik tradisional, bedug ukir masjid jepara, serta mimbar ukir jepara yang berdiri sejak tahun 2014. Beralamat di JL. Raya Sukolegok RT.10/RW.04 Ds.Suko, Suko, Kecamatan Sukodono – Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. CV. Toserba Pesantren mempunyai beberapa reseller yang ada di beberapa kota di indonesia. Kami melayani penjualan offline maupun online, ecer maupun grosir. Kami juga membuka reseller baru bagi yang berminat dengan harga yang miring dipasaran dan mendapatkan ilmu berjualan secara online maupun offline serta cara menangani customer. Dapatkan berbagai penawaran yang menarik dan diskon setiap harinya.
JIKA BERMINAT SILAHKAN HUBUNGI :
OFFICIAL :
wa.me/6282223332919 atau silahkan datang ke showroom kami yang beralamat :JL. Raya Sukolegok RT.10/RW.04 Ds.Suko, Suko
Kec.Sukodono – Kab.Sidoarjo Jawa Timur